Institut Banten Bentuk Satuan Tugas  Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).

Institut Banten Bentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).

kamis, 30 Mei 2024, Institut Banten Bentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS). Berdasarkan arahan dari Kementrian Pendidikan agar semua perguruan tinggi baik Negeri atau Swasta harus mempunya tim Satgas PPKS. Institut  Banten merespon intruksi tersebut. dengan melaksanakan pembentukan Pansel “Panitia Seleksi” calon Satgas PPKS di Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Banten, dari hasil diskusi serta penjaringan sudah terbentuk Panitia Seleksi yang nanti akan membentuk Satuan Tugas PPKS di Institut Banten. Untuk mencari Satgas yang berkualitas Panitia Seleksi terdiri dari beberapa unsur, dari mulai uber pendidik (dosen), tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Harapannya Satgas yang akan terbentuk bisa menjadi sarana sharing informasi terkait Kekerasan Seksual di Kampus.

Institut Banten Bentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual

Pengertian Kekerasan Seksual

Kekerasan Seksual Adalah Perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan, dan atau menyerang tubuh reproduksi seseorang karena ketimpangan relasi kuasa atau gender yang berakibat penderitaan psikis fisik termasuk yang
mengganggu kesehatan reproduksi seseorang dan hilang kesempatan melaksanakan pendidikan tinggi dengan aman dan optimal.
Kementrian Pendidikan meliris bahwa saat ini Indonesia sedang darurat krisis seksual di lingkungan perguruan tinggi. Dari tahun ke tahun angka Kekerasan Seksual di Perguruan tinggi terus meningkat.

Cakupan Tindakan Kekerasan Seksual

Tindakan Kekerasan Seksual sangat beragam, diantaranya :

  • Menyampaikan ujaran yang mendiskriminasi atau melecehkan tampilan fisik, kondisi tubuh, dan/atau identitas gender korban;
  • Memperlihatkan alat kelaminnya dengan sengaja tanpa persetujuan korban;
  • Menyampaikan ucapan yang memuat rayuan, lelucon, dan/atau siulan yang bernuansa seksual pada korban;
  • Menatap korban dengan nuansa seksual dan/atau tidak nyaman;
  • Mengirimkan pesan, lelucon, gambar, foto, audio, dan/atau video bernuansa seksual kepada korban meskipun sudah dilarang korban;
  • Mengambil, merekam, dan/atau mengedarkan foto dan/atau rekaman audio dan/atau visual korban yang bernuansa seksual tanpa persetujuan korban;
  • Mengunggah foto tubuh dan/atau informasi pribadi korban yang bernuansa seksual tanpa persetujuan korban;
  • Menyebarkan informasi terkait tubuh dan/atau pribadi korban yang bernuansa seksual tanpa persetujuan korban;
  • Mengintip atau dengan sengaja melihat korban yang sedang melakukan kegiatan secara pribadi dan/atau pada ruang yang bersifat pribadi;
  • Membujuk, menjanjikan, menawarkan sesuatu, atau mengancam korban untuk melakukan transaksi.
HMTI Institut Banten Launching Website dan Sistem Informasi Keanggotaan

HMTI Institut Banten Launching Website dan Sistem Informasi Keanggotaan

April 2024, Kelompok belajar mahasiswa fakultas Teknologi Informasi yang terhimpun dalam Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HMTI)  Institut Banten berhasil mengembangkan sebuah webseite dan sistem informasi keanggotaan HMTI, alamat website HMTI www.hmti-ib.com ini memuat terkait profile Himpunan mahasiswa teknologi informasi (HMTI) Institut Banten, berita terkini terkait kegiatan HMTI dan Sharing ilmu Komputer, dan juga sebagai sistem informasi keanggotaan HMTI itu sendiri.

Aang Baejuri sebagai ketua kelompok belajar menyampaikan bahwa “website HMTI ini sebagai media informasi dan Berita yang dapat menyampaikan kegiatan HMTI kepada publik, selain itu web ini menjadi sistem keanggotaan yang memuat data anggota, diskusi  anggota dll”. Dekan Fakultas Teknologi Informasi Bapak Rizki Adha, S.T. M.Kom. Mengapresiasi atas diluncurkanya website HMTI yang dilakukan oleh kelompok belajar dan HMTI Institut Banten, “Semoga dengan diluncurkanya website HMTI ini dapat menginspirasi seluruh mahasiswa di Fakultas Teknologi Informasi untuk belajar dan mengembangkan sistem informasi/aplikasi, yang dapat berguna bagi masyarakat”

Webinar UI/UX Design & Software Engineering

Webinar UI/UX Design & Software Engineering

Kamis, 28 Maret 2024, dilaksanaka kegiatan Webinar UI/UX Design & Software Engineering yang dilaksanakan oleh Fakultas Teknologi informasi dan HMTI, kegiatan dimulai pada pukul 14.00 – 16.00 WIB. acara ini ditujukan untuk siswa SMA/SMK/MA sederajat guna memperkenalkan profesi di bidang teknologi informasi yang sengang banyak di cari oleh industri, kegiatan ini diisi oleh praktisi sekaligus akademisi yaitu Mas Satya Arisena Hendrawan, seorang software developer  dan Mas Diky Wardhani Seorang UI/UX Designer, kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa SMA/SMK/MA sederajat  di provinsi banten.

BEM Institut Teknologi dan Bisnis Banten Gelar Kompetisi Tingkat SMA Bertajuk AKSI

BEM Institut Teknologi dan Bisnis Banten Gelar Kompetisi Tingkat SMA Bertajuk AKSI

Badan Eksekutif Mahasiswa BEM) Institut Teknologi dan Bisnis Banten menggelar perlombaan tingkat Provinsi Banten yang di ikut oleh seluruh SMA.

Kegiatan yang bertajuk Ajang Kreativitas dan Seni (AKSI) tersebut digelar sejak Jum’at 26 Januari hingga Senin 29 Januari 2024.

Menurut Subhan selaku pembina dalam kegiatan itu menyebutkan bahwa ada 5 perlombaan yang di kompetisikan.

“Ada Lomba Futsal Putra ada 9 tim yang mendaftar, Lomba Volly Putra ada 11 tim yang mendaftar, Lomba Volly Putri ada 11 Tim yang mendaftar serta Lomba desain Poster ada 9 sekolah yang mendaftar,” tuturnya

Lebih lanjut Subhan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diadakan dibeberapa titik, bekerjasama dengan PBVSI (Persatuan Bola Voli Indonesia) dan wasit-wasit yang sudah berlisensi.

“Titik lokasi kegiatan Futsal di Kasaba-Baros Kabupaten Serang, sedangkan Volly dilaksanakan di Perumahan Taman Banten Lestari Kota Serang, kami bekerja sama dengan PBVSI dan wasit berlisensi,”  jelasnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana Kegiatan Shandy mengatakan, kegiatan ini meminimalisir aksi tauran yang beberapa waktu marak.

Diharapkan dengan kegiatan tersebut para pelajar lebih produktif dan semakin menunjukan kemampuan dirinya.

“Lagi ramai tauran lagi, dengan kegiatan aksi ini diharapkan pelajar bisa menggali ilmu sekaligus memotivasi agar lebih giat lagi berlatih” katanya.